Tahukah kamu? Menurut data Kementerian Kesehatan RI, lebih dari 35 juta orang Indonesia mengalami gangguan pendengaran, dan sebagian besar tidak mampu membeli alat bantu dengar. Akibatnya, mereka hidup dalam keterbatasan, sulit berkomunikasi, bahkan kehilangan mata pencaharian.
Salah satunya adalah Bapak Riyanto, seorang pria berusia 59 tahun. Dahulu, beliau adalah tukang ojek pangkalan yang setiap hari mencari rezeki di jalanan. Namun, sejak lebih dari 10 tahun lalu, pendengarannya melemah hingga membuatnya kesulitan bekerja.
Bapak Riyanto pernah berobat dengan BPJS, namun hanya diberikan obat tetes telinga. Pemeriksaan lebih lanjut bahkan menyatakan bahwa pendengarannya tidak bisa sembuh secara medis. Satu-satunya jalan agar beliau bisa berkomunikasi kembali adalah menggunakan alat bantu dengar.
Beliau sempat memiliki alat bantu dengar yang dibelikan oleh adiknya, tapi sayangnya alat itu sudah rusak dan tak bisa digunakan lagi. Sejak itu, Bapak Riyanto kembali hidup dalam kesunyian. Kini, untuk kebutuhan sehari-hari, beliau hanya bisa mengandalkan sedikit penghasilan dari mengantar anak sekolah, dan lebih banyak bergantung pada kebaikan hati adiknya.
Padahal, dengan alat bantu dengar, beliau bisa kembali mendengar suara orang-orang di sekitarnya, berinteraksi tanpa hambatan, bahkan membuka peluang untuk mencari nafkah secara mandiri. Harapan sederhana yang selama ini tertunda hanya karena keterbatasan biaya.
Mari kita hadirkan perubahan untuk beliau.
Dengan donasimu, Bapak Riyanto bisa mendapatkan alat bantu dengar baru yang akan mengembalikan komunikasi, kemandirian, dan senyum bahagia dalam hidupnya.
“Jangan biarkan Bapak Riyanto terus terjebak dalam kesunyian. Klik Donasi Sekarang, dan jadilah suara harapan bagi beliau.”









