Musim kemarau yang berkepanjangan membuat warga di Parung, Kabupaten Bogor, harus menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, masyarakat terpaksa membeli hingga 15 galon air bersih setiap harinya. Kondisi ini membuat mereka harus mengeluarkan biaya sekitar Rp75 ribu per hari hanya untuk mendapatkan air yang menjadi kebutuhan dasar rumah tangga.
Situasi ini turut tercermin dalam data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Tercatat sebanyak 16.291 kepala keluarga di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terdampak kekeringan.
Di tengah kondisi tersebut, akses terhadap air bersih menjadi kebutuhan yang semakin mendesak bagi masyarakat.
Merespons kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan dalam musim kemarau ini, Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) mendistribusikan air bersih bagi warga di Desa Iwul dan Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, pada Selasa (11/08/26). Dalam distribusi ini, sekitar 16.000 air bersih atau dua tangki mobil disalurkan DMC Dompet Dhuafa untuk warga di Kecamatan Parung.
Kekeringan masih melanda banyak Kota di Indonesia, bantu distribusi air bersih untuk daerah terdampak, sekarang!

