WHO melaporkan, hampir 12.000 anak di bawah lima tahun mengalami malnutrisi akut—tertinggi dalam sejarah bulanan. Kasus masuk ke pusat perawatan untuk malnutrisi meningkat dari 6.344 di Juni menjadi 11.877 di Juli. Korban tewas akibat malnutrisi sejak awal tahun mencapai setidaknya 99 jiwa, termasuk 35 anak (29 di antaranya berusia di bawah lima tahun)
WHO juga mencatat 74 kematian terkait malnutrisi pada tahun 2025, dengan 63 di antaranya terjadi di bulan Juli—termasuk 24 anak di bawah lima, satu anak di atas lima, dan 38 orang dewasa. Ini bukan sekadar berita—ini jeritan kemanusiaan. Setiap detik yang kita tunda, semakin banyak nyawa yang hilang.
Melalui Laznas PPPA Daarul Qur’an, kepedulian itu terwujud dalam berbagai bentuk bantuan: mulai dari paket sembako, makanan siap saji, air bersih, bantuan tunai, selimut, hingga santunan yatim, dan food parcel.
Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah titik kamp pengungsian baik di Gaza dan di perbatasan Jordania dan Mesir. Insya Allah, pahala akan terus mengalir bagi para donatur dan pihak yang setia membersamai perjuangan saudara kita di Jalur Gaza.
Mari tunjukkan kepedulian terbaik kepada saudara-saudara kita di Tanah Para Nabi! Bersama, kita dapat membawa harapan dan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.
Jazakallah khair...









