Kak, di tengah puing-puing pasca bencana Aceh, ada satu kalimat yang terus terngiang di hati para penyintas:
“Rumah mereka hilang, tapi mereka butuh tempat kembali pulang.”
Hingga hari ini, ribuan keluarga masih bertahan di pinggir jalan, di terpal seadanya, atau menumpang di rumah kerabat. Hujan turun hampir setiap malam, membuat mereka semakin rentan anak-anak kedinginan, lansia mulai sakit, dan tak ada ruang aman untuk beristirahat.
Melalui program Hunian Sementara / Tempat Tinggal Darurat, kita menghadirkan tempat pulang yang layak bagi keluarga penyintas, seperti:
- 1. Tenda keluarga tahan hujan untuk perlindungan cepat dan aman
- 2. Shelter darurat berbahan baja ringan yang lebih kokoh untuk tinggal beberapa bulan ke depan
- 3. Perbaikan rumah rusak sedang agar mereka bisa kembali menempati rumah sendiri sesegera mungkin
Program ini efektif karena kebutuhan hunian adalah yang paling mendesak, jelas terlihat hasilnya, dan langsung dirasakan manfaatnya oleh keluarga di Sumatera maupun Aceh.
Saat ini, mereka hanya menunggu satu hal: uluran tangan kita.
Mari bantu pulihkan kembali “tempat pulang” mereka.
Saat rumah hilang, kepedulianmu bisa menjadi atap pertama yang melindungi mereka.









