Pernah membayangkan sulitnya bernafas karena kualitas udara yang buruk?
Nikmat bernafas dengan aman dan lega yang saat ini kita rasakan, tidak lagi dirasakan oleh saudara saudara du Kalimantan. Sejak awal Juni 2026 hingga hari ini, kualita udara di beberapa daerah di Kalimantan kian memburuk hingga pada tahap berbahaya.
Merujuk pada Permen LHK No. 14 Tahun 2020 tentang Indeks Standar Pencemar Udara, ISPU pada rentang 0-50 memiliki kualitas udara baik, rentang 51-100 berarti kualitas udara sedang, dan rentang 101-200 kualitas udara tidak sehat yang bersifat merugikan manusia, hewan, dan tumbuhan.
Berdasarkan halaman Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Ahad (30/8/2026) pukul 18.00 WIB terungkap bahwa indeks kualitas udara di Kalimantan Tengah sebesar 893. Sementara di Kalimantan Barat, Timur, dan Selatan, berturut-turut berada di 721, 300, dan 289. Dengan kualitas udara yang buruk itu penggunaan masker jadi kebutuhan yang darurat.“DMC Dompet Dhuafa membagikan masker setiap harinya sejak 21 Agustus 2026 lalu. Terhitung hingga hari ini ada sekitar 1000 masker yang telah dibagikan ke warga terdampak kabut asap di wilayah Sui Ambawang,” kata Eka Suwandi, Kabag Tanggap Darurat, Pemulihan dan Rekonstruksi DMC Dompet Dhuafa.
Mari berdoa untuk kesehatan dan keselamatan saudara-saudara kita yang saat ini tengah berada dalam kesulitan akibat bencana. Hadirkan kepedulian untuk mereka dengan dukungan terbaikmu. Bantu Sekarang!


“DMC Dompet Dhuafa membagikan masker setiap harinya sejak 21 Agustus 2026 lalu. Terhitung hingga hari ini ada sekitar 1000 masker yang telah dibagikan ke warga terdampak kabut asap di wilayah Sui Ambawang,” kata Eka Suwandi, Kabag Tanggap Darurat, Pemulihan dan Rekonstruksi DMC Dompet Dhuafa.