Merespon bencana yang terjadi di tanah Nusa Tenggara Timur. Saat ini, fase penanganan bencana mulai bergeser dari tanggap darurat menuju pemulihan. Namun, kebutuhan penyintas gempa di NTT masih tinggi akibat banyaknya kerusakan tempat tinggal dan fasilitas umum.
Hingga 7 September, BNPB telah memverifikasi 2.382 rumah mengalami rusak berat, 7.276 rusak sedang, dan 14.177 rusak ringan. Artinya, bagi ribuan keluarga, kembali ke rumah belum tentu menjadi pilihan yang aman.
Mereka tidak lagi hanya membutuhkan bantuan untuk bertahan hidup. Mereka membutuhkan tempat untuk hidup dengan aman.





