Di tengah puing-puing pasca banjir dan longsor yang meluluhlantakkan hampir 80% wilayah Dusun Pulau Kambing, Desa Baling Karang, Aceh Tamiang, masih ada satu tempat yang tetap menjadi titik kumpul harapan: mushola kecil warga.
Berukuran hanya 6×7 meter, mushola ini dibangun dari gotong royong seadanya. Lantainya masih tanah beralas terpal. Dinding kayu hanya menutup sebagian bangunan. Saat malam tiba, penerangan terbatas. Untuk azan, warga mengandalkan pengeras suara sederhana yang pernah terendam banjir.
Namun satu hal yang tidak pernah runtuh adalah semangat mereka.
Setiap waktu salat, mushola ini tetap terisi. Anak-anak, orang tua, dan para penyintas datang membawa doa, membawa harapan agar kehidupan kembali pulih.
Kini, kita punya kesempatan untuk menghadirkan mushola yang lebih layak dan nyaman bagi mereka.
Kebutuhan yang mendesak:
🔹 Renovasi lantai agar bersih dan kokoh
🔹 Karpet sajadah yang nyaman untuk beribadah
🔹 Amplifier yang layak untuk mengumandangkan adzan
🔹 Solar panel untuk penerangan mandiri
Rasulullah ï·º bersabda:
"Barangsiapa membangun masjid karena Allah, maka Allah bangunkan baginya rumah di surga." (HR. Tirmidzi)
Mari menjadi bagian dari pahala jariyah yang terus mengalir.
Karena setiap sujud di mushola ini, insyaAllah akan menjadi saksi kebaikan Anda.
Salurkan infak terbaik Anda hari ini.









